
Aceh Tamiang — Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Samudra (Unsam) mengembangkan teknologi Smart Drone Sprayer System untuk membantu kelompok petani padi di Desa Tualang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Program ini bertujuan meningkatkan efisiensi penyiraman dan pemupukan sekaligus mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Tim pengabdi diketuai Ahmad Ihsan, S.T., M.T didampingi anggota Khairul Muttaqin, S.ST., M.Kom, dan Dr. Zainal Arif, M.T. Selasa (9/9/2025).
Ahmad Ihsan menyampaikan bahwa teknologi ini dilengkapi dengan sensor penyiraman otomatis yang memungkinkan drone menjangkau area sawah secara menyeluruh. “Smart drone ini dapat dikendalikan dari jarak jauh, sementara data hasil penyiraman ditampilkan melalui dashboard yang mudah diakses,” ujar Ahmad Ihsan,
Kelompok Tani Mitra, Irwan bin Jainuri menyebut kehadiran teknologi tersebut memberikan solusi terhadap kendala yang selama ini dihadapi, seperti ketidaktepatan penyiraman dan pemupukan. “Sekarang pemupukan bisa lebih merata, dan kami dapat mengontrol dari jarak jauh tanpa harus turun ke sawah,” kata Irwan.
Selain menghadirkan teknologi, tim PKM Unsam juga memberikan pelatihan teknis penggunaan sistem, sosialisasi pemanfaatan smart farming, hingga pendampingan pemeliharaan perangkat dan manajemen data. Khairul Muttaqin, menambahkan bahwa program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran petani terhadap pentingnya penerapan teknologi dalam pertanian modern.
Kegiatan ini terselenggara melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Samudra dengan dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Tim PKM Unsam berharap, sistem Smart Drone Sprayer dapat diperluas ke wilayah lain di Aceh Tamiang dan menjadi model penerapan teknologi pertanian dalam mendukung ketahanan pangan nasional. (HumasUnsam)

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.