Unsam Perkuat Kolaborasi dengan Bawaslu Aceh dalam Penguatan Kesadaran Hukum Pemilu

SIARAN PERS
382/UN54.15/HM.02.03/2025

Langsa, 26 September 2025 — Universitas Samudra (Unsam) menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan demokrasi dan kesadaran hukum pemilu melalui kerja sama strategis dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Aceh. Komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Kelembagaan Bawaslu dalam Membangun Kesadaran Hukum Pemilu yang dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bawaslu Provinsi Aceh dan Universitas Samudra, bertempat di Aula B Tirta Vitra Convention Hall, Jumat (26/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Langsa yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kapolres Langsa, Plt. Kepala cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah Langsa, Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Aceh, Bawaslu Kota Langsa, akademisi, mahasiswa, media, organisasi kemasyarakatan, serta penggiat kepemiluan.

Sebagai institusi pendidikan tinggi, Unsam memandang kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas, integritas, dan kemandirian lembaga pengawas pemilu sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pendidikan demokrasi. Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong penguatan literasi pemilu, riset kepemiluan, pengabdian kepada masyarakat, serta keterlibatan mahasiswa dalam pengawasan partisipatif pemilu.

Ketua Bawaslu Provinsi Aceh, Agus Syahputra, menyampaikan bahwa kegiatan penguatan kapasitas kelembagaan ini dilaksanakan secara nasional dan di Aceh telah dilakukan secara bertahap. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dan hambatan yang dihadapi masyarakat dalam pelaksanaan pemilu, sekaligus membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Ada dua hal penting yang ingin dicapai, yakni membangun sinergi bersama unsur Forkopimda agar pemilu ke depan lebih siap, serta meningkatkan kesadaran pemilih dengan memahami potensi persoalan yang mungkin muncul. Dengan edukasi yang baik, peserta pemilu, baik kepala daerah maupun legislatif, diharapkan dapat menjalani proses demokrasi secara lebih berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Langsa, Taufiqurrahman, menegaskan bahwa pemilu merupakan pilar utama demokrasi yang membutuhkan pengawasan kuat dan partisipatif. Ia menilai sinergi dengan perguruan tinggi, termasuk Universitas Samudra, menjadi kunci dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.

“Bawaslu tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi dengan akademisi, mahasiswa, media, organisasi masyarakat, dan tokoh-tokoh publik agar pengawasan pemilu berjalan optimal,” ungkapnya.

Unsam Samudra menilai bahwa penandatanganan MoU ini menjadi landasan penting bagi kerja sama jangka panjang, khususnya dalam mempersiapkan pemilu ke depan bahkan sebelum memasuki tahapan resmi. Melalui kolaborasi ini, Unsam siap berkontribusi dalam penguatan pendidikan politik, peningkatan kesadaran hukum pemilu, serta penyediaan kajian akademik yang objektif dan konstruktif.

Kontak Media:

Humas Universitas Samudra

Mawaddah Ulya
Telepon/WA: 0811-6888-797
Email: humas@unsam.ac.id
Website: www.humas.ac.id

Loading

Scroll to Top