
Langsa – Universitas Samudra (Unsam) sukses menggelar perayaan Maulid Akbar Arbain dengan tema “Belajar Mencintai Kembali Ya Rasulullah”di Aula Gedung Multiguna Unsam pada, Jumat malam, (3/10/2025) Unsam bekerja sama dengan Majelis Anwarul Habib Kota Langsa. Rektor Unsam Prof. Dr. Ir. Hamdani, M.T diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Hubungan Masyarakat Dr. Ir. Nasruddin, S.T., M.T turut menghadiri kegiatan tersebut.
Acara penutupan rangkaian maulid selama 40 malam dihadiri sejumlah ulama dan habaib ternama, di antaranya Habib Ubaidillah Alhabsyi, Pimpinan Majelis Ahbabul Mustafa Surabaya; KH. Mufty Ahmad Nasihin, Pimpinan Majelis Darusshofa Kota Medan; Abiya Muhammad Baidhawi, Mudir Ma’had Tuhfatul Baidha’ Bireuen; serta Habib Fahmi Assegaf, Pimpinan Majelis Anwarul Habib Kota Langsa.
Dr. Nasruddin mengucapkan rasa terima kasih dan penghargaan atas dipilihnya Unsam sebagai tempat penutupan Maulid Arbain tahun ini. “Kami civitas akademika Unsam menyambut baik kegiatan seperti ini. Keseimbangan antara kebutuhan jasmani dan rohani harus dijaga. Melalui acara seperti ini, semangat perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menegakkan Islam kembali menggugah jiwa kita,”ujarnya.
Sementara itu, Habib Fahmi Assegaf, Pimpinan Majelis Anwarul Habib menuturkan bahwa Maulid Arbain telah digelar selama 40 malam berturut-turut di berbagai tempat. “Kami telah berkeliling dari rumah ke rumah, dari masjid ke masjid, dari ma’had ke ma’had. Tujuannya satu, membahagiakan Baginda Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat anak muda yang turut berperan dalam pelaksanaan majelis. “Ketika anak muda bergerak dan mendapat dukungan dari para ulama serta orang tua, insya Allah perjuangan itu tak sia-sia. Mudah-mudahan majelis ini senantiasa istiqamah dan menjadikan Kota Langsa sebagai kota pecinta Rasulullah SAW,” katanya.
Kegiatan lebih menambah makna dengan tausiah yang disampaikan oleh Abiya Muhammad Baidhawi, KH. Mufty Ahmad Nasihin, dan Habib Ubaidillah Alhabsyi yang meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti seluruh rangkaian acara, menciptakan momen kerinduan terhadap baginda Nabi Muhammad SAW.
Acara kemudian ditutup dengan lantunan shalawat dan doa bersama yang dipimpin oleh para habaib. Ribuan jamaah yang memadati aula larut dalam suasana haru dan kekhusyukan, mengumandangkan shalawat dengan penuh cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Doa bersama menjadi puncak refleksi dan pengharapan agar kegiatan ini membawa keberkahan serta mempererat ukhuwah di antara seluruh peserta. (HumasUnsam)
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.