Banjir Surut, Unsam Rehabilitasi Sanitasi dan Air Bersih di Aceh Tamiang

SIARAN PERS
533/UN54.15/HM.02.03/2025

Langsa, 25 Desember 2025 – Universitas Samudra (Unsam) menjawab kebutuhan pasca banjir yang melanda Wilayah Aceh terkhusus Aceh Tamiang. Ratusan warga pengungsi menghadapi risiko kesehatan akibat terbatasnya akses air bersih dan sanitasi pascabencana. Menjawab kondisi tersebut, Aksi Cepat Sigap Bencana Unsam melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Rehabilitasi Sanitasi dan Akses Air Bersih Darurat. Kegiatan berlokasi di Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.

Kegiatan PKM ini searah dengan program Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendikti Saintek dengan beranggotakan Dr. Banta Cut, S.T., M.T., selaku penanggung jawab program, Dr. Martahadi, M.Si., Mhd. Arief Diana, S.T., M.T., serta sembilan mahasiswa relawan. Dr. Banta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Unsam dalam memastikan para pengungsi tetap memperoleh akses air bersih dan sanitasi yang layak demi menjaga kesehatan mereka.

“Kami berupaya hadir dan membantu masyarakat di masa sulit ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendikti Saintek atas dukungan dana hibah PKM, sehingga program ini dapat terlaksana dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Adapun desa-desa yang menjadi sasaran kegiatan ini meliputi Desa Dalam, Desa Alur Bemban, Desa Karang Baru, Desa Banai, dan Desa Seumantoh. Bantuan rehabilitasi sanitasi dan akses air bersih disalurkan dalam bentuk toren air, dudukan/rangka besi, tabung nano filter, housing filter, mesin pompa air otomatis, tabung klorin, jaringan instalasi pipa, peralatan kebutuhan MCK, paket kebersihan dasar, pembalut dan popok bayi, serta jerigen 20 liter.

Salah satu warga Johar, Inah (57), menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Terima kasih saya ucapkan kepada Universitas Samudra atas bantuan ini. Kami sangat membutuhkan air bersih setelah banjir, karena sebelumnya kebingungan mencari sumber air yang layak. Semoga kebaikan bapak dan ibu semua dibalas oleh Allah,” ungkapnya dengan haru.

Melalui Program PKM Rehabilitasi Sanitasi dan Akses Air Bersih ini, Universitas Samudra berharap dapat mempercepat pemulihan ketersediaan air bersih serta menjawab kebutuhan mendesak masyarakat Kecamatan Karang Baru. Kehadiran Unsam menjadi bukti komitmen perguruan tinggi dalam menjawab tantangan kemanusiaan dan mendampingi masyarakat di masa pemulihan pascabencana.(HumasUnsam)

Kontak Media:

Humas Universitas Samudra

Mawaddah Ulya

Telepon/WA: 0811-6888-797

Email: humas@unsam.ac.id

Website:  www.humas.ac.id

Scroll to Top