Unsam Peduli : Distribusi Keberlanjutan Air Bersih dan Sanitasi

SIARAN PERS
05/UN54.15/HM.02.03/2026

Langsa, 05 Januari 2026 – Universitas Samudra melaksanakan kegiatan aksi kemanusiaan berupa penyerahan tandon air, bantuan sembako, serta pembangunan MCK sementara bagi masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Minggu (04/01/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang masih tinggal di lokasi pengungsian akibat rumah yang hilang atau mengalami kerusakan berat sehingga belum dapat dihuni kembali.

Melalui kegiatan ini, Unsam menyalurkan bantuan berupa tandon penampungan air bersih, paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, telur, popok, dan jajanan, serta membangun fasilitas MCK sementara. Seluruh bantuan difokuskan untuk menjawab kebutuhan paling mendesak masyarakat pengungsian, khususnya akses sanitasi dan air bersih yang layak.

Sasaran utama kegiatan adalah masyarakat Babo di Kecamatan Bandar Pusaka yang terdampak langsung bencana dan masih bergantung pada bantuan darurat. Kondisi pengungsian yang terbatas membuat pemenuhan kebutuhan dasar, terutama WC darurat dan penampungan air bersih, menjadi prioritas utama demi menjaga kesehatan dan martabat hidup warga.

Tujuan pelaksanaan aksi kemanusiaan ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sandang dan pangan, tetapi juga memastikan tersedianya fasilitas sanitasi dasar bagi masyarakat terdampak. Penyediaan MCK darurat dan penampungan air bersih diharapkan  mampu mencegah risiko penyakit serta mendukung pemulihan kehidupan warga secara bertahap.

Tim pelaksana kegiatan terdiri dari dosen, alumni, mahasiswa Unsam, serta relawan dari luar kampus. Dari unsur dosen terlibat Dr. Basyarudin Acha, S.Pd., M.Pd dan Muhammad Salman S.E., M.Si., Ak. dari alumni yakni Abyy Yutaqi dan Mauzul Fahmi, serta mahasiswa Febi Yolanda Putri Ega, Hilda Agustin, dan Suci Dwi Ananda. Dukungan relawan luar kampus turut diperkuat oleh Relawan Muda Jakarta Peduli Aceh yang diwakili Murti Arilingga.

Dalam pelaksanaannya, tim terlebih dahulu meninjau langsung lokasi-lokasi yang membutuhkan MCK dan penampungan air bersih, kemudian melaporkan hasil peninjauan tersebut kepada pimpinan untuk proses pembuatan dan penyaluran bantuan. Pada tahap awal, kegiatan baru dilakukan di satu lokasi, namun direncanakan berlanjut secara berkelanjutan ke wilayah lain.

Ke depan, Unsam menargetkan pembangunan MCK sementara dan penampungan air bersih di lebih dari sepuluh lokasi berbeda di daerah terdampak. Kegiatan ini akan terus dilanjutkan hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih dan dapat kembali menjalani kehidupan secara layak dan bermartabat.

Melalui aksi kemanusiaan ini, Unsam menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat pada masa krisis, tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi kemanusiaan. Semangat gotong royong lintas unsur yang terbangun diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mempercepat pemulihan pasca bencana dan menumbuhkan harapan baru bagi warga Bandar Pusaka.

Program ini ditargetkan akan terus dilanjutkan hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih. Tim merencanakan pembangunan MCK dan penampung air bersih di lebih dari 10 lokasi berbeda, baik di Kecamatan Bandar Pusaka maupun wilayah terdampak lainnya. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membantu masyarakat bangkit dan menata kembali kehidupan pasca bencana.(Humas_Unsam)

Kontak Media:

Humas Universitas Samudra

Cut Aziziah Raudhah

Telepon/WA: 0811-6888-797

Email: humas@unsam.ac.id

Website:  https://unsam.ac.id/

Scroll to Top