Satgas PPKPT Unsam Bekali Mahasiswa Pengetahuan Pencegahan dan Pelaporan Kekerasan

SIARAN PERS
282/UN54.15/HM.02.03/2026

Langsa, 22 Juni 2026 – Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Samudra (Unsam) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Tahun 2026 dengan mengusung tema “Kaderisasi Berkelas Tanpa Kekerasan”. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Multiguna Unsam ini dipimpin oleh Ketua Satgas PPKPT Unsam, Dodi Irwansyah, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus bertindak sebagai narasumber. Acara dibawa oleh Evi Zulida, S.Pd., M.Pd., yang juga merupakan anggota Satgas PPKPT.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 mahasiswa serta tujuh anggota Satgas PPKPT yang terdiri dari unsur dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya menciptakan ruang belajar yang aman dan bebas dari intimidasi, perundungan, diskriminasi, maupun kekerasan seksual.

Dalam pemaparannya, Dodi Irwansyah menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah preventif yang penting mengingat masih tingginya kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan tinggi. Menurutnya, peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan menjadi kunci dalam menciptakan budaya kampus yang saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

“Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat pemahaman mereka tentang mekanisme pencegahan, pelaporan, dan penanganan kekerasan sehingga tercipta lingkungan kampus yang lebih aman bagi semua,” ujar Dodi.

Ia juga menjelaskan bahwa Satgas PPKPT memiliki cakupan tugas yang lebih luas dibandingkan sebelumnya. Jika sebelumnya dikenal sebagai Satgas PPKS yang berfokus pada penanganan kekerasan seksual, kini melalui implementasi Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi, cakupan perlindungan diperluas untuk menangani berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan kampus.

Satgas PPKPT memiliki sasaran kerja yang mencakup seluruh warga kampus, pimpinan perguruan tinggi, hingga mitra perguruan tinggi. Kehadiran satgas diharapkan menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan, pendampingan korban, serta penanganan kasus secara profesional dan berkeadilan.

Sementara itu, Evi Zulida, menekankan pentingnya sosialisasi ini terutama bagi para pengurus organisasi kemahasiswaan yang akan terlibat dalam pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). “Kami berharap para ketua organisasi mahasiswa dapat memastikan seluruh rangkaian kaderisasi dan PKKMB berjalan tanpa praktik kekerasan dalam bentuk apa pun. Selain itu, mahasiswa juga perlu mengetahui bahwa kampus telah memiliki mekanisme pelaporan yang dapat diakses melalui Satgas PPKPT apabila mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan,” jelasnya.

Melalui sosialisasi dan edukasi ini, Universitas Samudra menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan nasional pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi. Pencegahan kekerasan bukan hanya tanggung jawab Satgas PPKPT, melainkan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika. (Humas Unsam)

Kontak Media:

Humas Universitas Samudra

Mawaddah Ulya

Telepon/WA: 0811-6888-797

Email: humas@unsam.ac.id

Website: https://unsam.ac.id/

Scroll to Top