SIARAN PERS
315/UN54.15/HM.02.03/2026

Langsa, 14 Juli 2026 – Dosen Universitas Samudra melaksanakan penelitian berjudul “Pemodelan Stabilitas Sungai untuk Mitigasi Banjir Bandang: Zonasi Kerentanan dan Strategi Restorasi Ekosistem DAS Aceh Tamiang Pascabanjir 2025”. Penelitian ini diketuai oleh Dr. Faiz Isma, S.T., M.T.bersama tim peneliti Eka Mutia, S.T., M.T., Dr. Ir. Lely Masthura, S.T., M.T., dan Beni Al Fajar, S.Pd., M.Sc. Kegiatan penelitian difokuskan pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Aceh Tamiang sebagai upaya ilmiah mendukung mitigasi banjir bandang dan pemulihan ekosistem pascabencana yang terjadi pada tahun 2025.
Melalui penelitian, tim peneliti berupaya mengidentifikasi tingkat stabilitas sungai serta menyusun zonasi wilayah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap banjir bandang. Hasil kajian diharapkan menjadi dasar penyusunan strategi restorasi ekosistem DAS yang lebih efektif, sekaligus menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merencanakan pembangunan yang berorientasi pada pengurangan risiko bencana.
Sementara itu, penelitian ini memanfaatkan pendekatan ilmiah yang mengintegrasikan analisis karakteristik sungai, kondisi lingkungan, dan perubahan bentang alam pascabencana. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan model mitigasi yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mendukung keberlanjutan fungsi ekologis kawasan Daerah Aliran Sungai.
Selain mengidentifikasi tingkat kerentanan wilayah, penelitian ini juga mengevaluasi efektivitas restorasi vegetasi riparian sebagai Nature-based Solutions (NbS) atau solusi berbasis alam. Restorasi tersebut diharapkan mampu mengurangi energi aliran sungai, memperkuat tebing melalui peran akar tanaman, serta menekan risiko gerusan pada saat terjadi banjir ekstrem.
Penelitian ini juga diharapkan memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan melalui publikasi ilmiah serta menjadi referensi bagi berbagai pihak yang bergerak di bidang pengelolaan sumber daya air, konservasi lingkungan, dan penanggulangan bencana. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mewujudkan pengelolaan DAS yang berkelanjutan.

Dengan dilaksanakannya penelitian ini, Universitas Samudra kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan riset yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui inovasi dan kolaborasi lintas disiplin, Universitas Samudra terus mendukung pembangunan berkelanjutan, pengurangan risiko bencana, serta peningkatan kualitas lingkungan demi terciptanya masyarakat yang lebih tangguh dan berdaya saing.(Humas_Unsam)
Kontak Media:
Humas Universitas Samudra
Cut Aziziah Raudhah
Telepon/WA: 0811-6888-797
Email: humas@unsam.ac.id
Website: https://unsam.ac.id/
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.