
Langsa, 15 Oktober 2026 – Tim mahasiswa Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra (Unsam) meraih Juara II kategori Original Design pada Lomba Nasional Tahunan Rancang Bangun Mesin (LNT-RBM) XV Tahun 2026. Prestasi tersebut diraih pada babak final yang berlangsung di Gedung Postgraduate Universitas Riau, Pekanbaru, Kamis (15/10/2026).
Kompetisi yang diselenggarakan Universitas Riau bersama Badan Kerja Sama Teknik Mesin (BKS-TM) Indonesia ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengembangkan inovasi rancang bangun mesin dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri.
Tim Unsam terdiri atas Amirul Muqminin selaku ketua, dengan anggota Muklis, M. Ashfa Atqia, dan Siti Qhairiah Awalya. Di bawah pendampingan Muhammad Syahril, S.T., M.T., tim mengusung karya berjudul “Rancang Bangun Trailer Conveyor Hidrolik Self-Unloading sebagai Alat Bantu Pengangkutan Tandan Buah Segar Kelapa Sawit”.
Rancangan tersebut berangkat dari persoalan bongkar muat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang masih banyak dilakukan secara manual. Kondisi ini membutuhkan tenaga dan waktu serta memiliki risiko keselamatan bagi pekerja. Melalui rancangan trailer dengan sistem konveyor hidrolik, tim menawarkan mekanisme pembongkaran muatan secara mandiri yang diharapkan dapat mengurangi kebutuhan pengangkatan TBS satu per satu.
Pada tahap pengajuan, panitia menerima 101 proposal dari 100 tim yang berasal dari 49 perguruan tinggi dengan melibatkan 371 mahasiswa. Unsam turut berpartisipasi dengan mengirimkan lima proposal. Setelah melalui seleksi administrasi dan substansi, tim Teknik Mesin Unsam berhasil menjadi salah satu dari 24 tim dari 24 perguruan tinggi yang lolos ke babak final.
Dalam babak final, tim mempresentasikan rancangan pada bidang transportasi dan penanganan material serta menyajikan poster di hadapan dewan juri. Materi yang disiapkan mencakup kebutuhan dan tujuan perancangan, pemilihan konsep, desain alat, analisis perhitungan, House of Quality, analisis fungsi, hingga Design for Manufacture and Assembly (DFMA). Tim juga menyiapkan video animasi dan mock-up sebagai bagian dari kelengkapan presentasi.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Universitas Samudra, Dr. Nasruddin, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, prestasi di tingkat nasional ini menjadi kebanggaan bagi universitas sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa Unsam untuk bersaing dengan perguruan tinggi yang telah lama memiliki reputasi di tingkat nasional.
“Prestasi sebagai juara nasional ini sangat membanggakan. Artinya, Unsam mampu bersaing dengan kampus-kampus yang telah lama memiliki nama besar. Rektor beserta jajaran pimpinan Unsam sangat mendukung kegiatan mahasiswa yang menghasilkan prestasi, terutama inovasi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Unsam akan terus memperkuat pembinaan dan memberikan dukungan yang diperlukan untuk mengembangkan potensi serta prestasi mahasiswa. Dukungan tersebut juga diarahkan agar karya yang dihasilkan dapat dikembangkan lebih lanjut dan memiliki peluang untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat.
“Prestasi ini masih dapat dikembangkan ke tahap yang lebih jauh, seperti pengajuan paten dan komersialisasi. Kami berharap seluruh mahasiswa terus mengembangkan inovasi sehingga lahir prestasi-prestasi berikutnya, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tambahnya.
Dosen pendamping, Muhammad Syahril, S.T., M.T., menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan kemampuan mahasiswa Teknik Mesin Unsam dalam berkompetisi di tingkat nasional sekaligus mengembangkan rancangan yang relevan dengan persoalan di lingkungan sekitar.
“Capaian ini membuktikan bahwa mahasiswa Teknik Mesin Unsam mampu bersaing di tingkat nasional dengan kampus-kampus besar. Yang membuat kami bangga, rancangan ini lahir dari persoalan nyata di sekitar kita, yaitu perkebunan sawit. Ini sejalan dengan semangat kami agar karya mahasiswa tidak berhenti di atas kertas, tetapi bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Unsam, Fakultas Sains dan Teknologi, serta Program Studi Teknik Mesin atas dukungan yang diberikan sejak penyusunan proposal hingga keikutsertaan tim pada babak final di Pekanbaru.
Sementara itu, Ketua Tim, Amirul Muqminin, mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih setelah melalui proses persiapan yang panjang.
“Kami tidak menyangka bisa sampai ke final, apalagi membawa pulang juara. Persiapannya cukup panjang, mulai dari menyusun proposal, merevisi desain, sampai menyiapkan presentasi dan poster. Semoga prestasi ini bisa menjadi pemacu bagi adik-adik tingkat untuk berani ikut lomba nasional,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, tim berencana menyempurnakan rancangan agar dapat dikembangkan menjadi prototipe untuk diuji di lapangan. Capaian ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa Unsam untuk terus mengembangkan kreativitas, memperkuat kemampuan rekayasa, dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. (MU)
![]()
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.