Javascript not enabled

Rilis Berita

Home / berita / id / rektor-beserta-t..
18 Jul 2022, Humas Unsam | Seputar Kampus

Rektor beserta Tim KKN Unsam Ikuti Pembukaan dan Pembekalan KKN Kebangsaan ke-10 di Palangka Raya

Rektor beserta Tim KKN Unsam Ikuti Pembukaan dan Pembekalan KKN Kebangsaan ke-10 di Palangka Raya

Palangka Raya – Rektor Universitas Samudra (Unsam), Dr. Ir. Hamdani, M.T beserta tim KKN Unsam yang terdiri dari Warek I, Warek II, Ketua dan Sekretaris LPPM dan PM, beserta Staf Biro AKPK menghadiri Acara Pembukaan dan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan Ke-10 dan KKN Bersama BKS-PTN Wilayah Barat yang dilangsungkan di Stadion Mini Universitas Palangka Raya (UPR), Propinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) secara Luring dan Daring Live Streaming melalui kanal Youtube KKN KEBANGSAAN 2022, pada Minggu, (17/07/2022).

Acara Pembukaan KKN Kebangsaan tahun 2022 tersebut selain dihadiri para Rektor seluruh PTN-PTS peserta KKN Kebangsaan ke-10, turut hadir Ketua BKS Wilayah Barat, Prof.Dr. Fatah Sulaiman, S.T.,M.T, Ketua Presidium Konsorsium  PTN Wilayah Timur, Prof.Dr. Andri patton, M.Si, Ketua LLDikti Wilayah 11 Kalimantan Barat, Dr. Muhammad Akbar, M.Sc. para Ketua LPPM, Pengelola KKN, Para DPL, Tim KKN,   dan mahasiswa  dari 73 PTN-PTS peserta KKN Kebangsaan dan KKN Bersama tahun 2022.

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, pejabat pemerintahan tingkat pusat, propinsi maupun daerah  se-propinsi Kalimantan Tengah beserta jajarannya, Presiden ke-5 RI Prof.Dr.(H.C) Megawati Soekarno Putri, Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurrachman, S.E.,M.M, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno, Sekjen PDI Perjuangan Dr. Ir. Hasto Kristiyanto,M.M., Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) RI Nadiem Anwar Makarim,  Ketua MPR-RI H. Bambang Soesatyo, S.E.,MBA, Wakil Menteri Kementerian Lingkungan Hidup  dan Kehutanan (KLHK) Dr. Alue Dohong.

Selanjutnya, Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran, Gubernur Kalimantan Utara Drs. Zainal Arifin Paliwang,S.H.,M.Hum, Pangdam XII/ Tanjungpura Jenderal TNI  Sulaiman Agusto, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Nanang Avianto, Danrem 102/ Panju Panjung Brigjen TNI Yudianto Putrajaya, S.E.,M.M, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat, Plt Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang, Camat dan Kepala Desa dari lokasi KKN Kebangsaan.

Ketua panitia pelaksana KKN ke-10, Dr.Ir.Aswin Usup, M.Sc dalam laporannya menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh tokoh nasional, pejabat pemerintahan tingkat pusat, propinsi maupun daerah  se-propinsi Kalimantan Tengah beserta jajarannya yang telah  hadir secara Luring maupun Daring melalui zoom meeting. Seluruh Rektor, Ketua LPPM dan Pengelola KKN, Para DPL, Tim KKN PTN-PTS, Camat dan Lurah, dan para Mahasiswa  dari seluruh Indonesia dan semua pihak yang terlibat dan telah mendukung terlaksananya KKN Kebangsaan ke -10 tersebut.

“Bapak /ibu para undangan, serta para hadirin yang tidak bisa  saya sebutkan satu persatu yang berbahagia pada pagi hari ini, dan yang kami banggakan dan kami cintai seluruh mahasiswa peserta KKN dari seluruh Indonesia,  peserta KKN dari seluruh Indonesia saya minta berdiri, beri tepuk tangan yang meriah, inilah dasar Indonesia dari keragaman dan nanti pada saatnya di buka oleh Ibu Megawati Soekarno Putri. Saya minta seluruh keberagamannya dilepas  sehingga ada baju kebangsaan seperti ini menandakan pilar kebangsaan Indonesia yang telah diperkuat.”

 “Bapak dan ibu sekalian, bahwa tujuan KKN secara umum adalah belajar dalam kelompok yang multidisipliner dengan melibatkan dosen, unsur pemerintah, dan masyarakat desa dimana mahasiswa berperan sebagai aktor intelektual di lapangan untuk melakukan tugas yang nyata dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Dan pengalaman ini diharapkan menjadi modal atau sumber inspirasi bagi mahasiswa yang pada saatnya nanti menjadi pemimpin masa depan. Inilah pemimpin masa depan kita yang saat ini sedang berkuliah.”

Lanjutnya menjelaskan, dalam acara ini ada dua kegiatan, kegiatan kebangsaan adalah kegiatan yang dilakukan program tahunan Belmawa Dikti. Sedangkan KKN Bersama adalah program dari BKS Barat. Dan kehadiran para tokoh tokoh dalam acara tersebut di Kalimantan Tengah terutama Mendikbudristek yang diwakili oleh direktur Belmawa telah memberikan semangat bagi seluruh ketua LPPM dan Pengelola KKN, karena KKN Kebangsaan bertujuan untuk memperkokoh semangat kebangsaan.

KKN Kebangsaan ini diikuti oleh 73 PTN-PTS se-Indonesia dengan melibatkan 1.000 mahasiswa. Dan juga diikuti 1.331 mahasiswa Universitas Palangka Raya, KKN Tematik Pendamping KKN Kebangsaan. Jadi seluruhnya  2.331 mahasiswa yang akan ditempatkan dalam 100 desa yang dibagi dalam 10 kelompok masing masing 69 desa di Kabupaten Kapuas, dan 13 desa di kabupaten Pulang Pisau.

“Kegiatan mereka pukul 05.00 - 07.00 pagi selama 3 hari terhitung mulai 17 s.d 19 Juli 2022 dilakukan pembinaan jiwa korsa bela negara bersama-sama dengan TNI –ABRI, selanjutnya pembekalan di Aula Gedung UPR. Dan malam tanggal 19/7  ada Ikrar Kebangsaan Mahasiswa se-Indonesia. Selanjutnya berangkat ke desa masing masing pada tanggal 20 Juli. Diharapkan dapat sampai dan diterima dengan baik oleh bapak Camat dan Kepala Desa. Kemudian yang paling penting kembali ke Palangka Raya tanggal 19 Agustus ada satu kegiatan yaitu kegiatan pameran untuk hasil hasil kegiatan KKN” Jelasnya lagi.

Selain itu, Dr. Hasrullah, M.A selaku tokoh penggagas KKN Kebangsaan juga turut menyampaikan sambutannya.“Terimakasih telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini, sehingga hari ini KKN Kebangsaan menjadi nyata dan Inilah salah satu terbaik yang dilakukan selama 10 tahun ini. Dan lagu KKN Kebangsaan, Itu adalah Kolaborasi TNI dengan Mahasiswa. Selama 10 angkatan itulah yang akan tetap kita wariskan kepada mahasiswa KKN Kebangsaan. Selain itu KKN Kebangsaan kali ini diikuti peserta baru, yaitu dari Akademi Militer Magelang.

Rektor UPR, Dr.Andrie Elia, S.E.,M.Si selaku tuan rumah KKN Kebangsaan ke-10 dalam sambutannya mengatakan,”Ada 150 juta kaum muda di tahun emas 2045. Oleh karena itu bangunlah cita cita kalian, bangunlah bangsa ini karna masa depan bangsa ada di tangan anak- anakku sekalian. Persiapkan diri kita, walaupun bumi runtuh. Indonesia  tetap ada. Maka dengan tema kebangsaan kita membangun karakter bangsa, kita perkuatkan kebangsaan, kita bangun masyarakat kita bersama dengan elemen bangsa baik pemimpin , organisasi partai politik, bisnis dan semua elemen menjadi bangsa yang hebat seperti cita cita Bung Karno.”

Gubernur Kalimantan Tengah, Haji Sugianto Sabran, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh hadirin dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah mempercayakan Palangka Raya sebagai tuan rumah pelaksanaan KKN Kebangsaan ke-10 dan KKN Bersama tahun 2022.

“Selamat datang  di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila, Tanah Berkah Propinsi Kalimantan Tengah untuk Indonesia. Pemerintah Propinsi Kalimantan Tengah siap mendukung dan memfasilitasi kegiatan yang baik ini. Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh Stakeholder terkait, agar dapat bekerjasama bersinegi dalam mensukseskan Pelaksanaan KKN Kebangsaan dan KKN Bersama tahun 2022 ini yang bertempat di kabupaten kapuas dan pulang pisau  propinsi Kalimantan Tengah.”

Bapak Gubernur menambahkan, dengan luasan  15. 360.054 Km2 dan 11 sungai besar dengan garis pantai 750 Km. Propinsi terluas di Indonesia ini memiliki Potensi SDA yang melimpah. Pertambangan, perkebunan, pertanian serta perikanan dan sumber SDA lainnya sehingga kalteng dijuluki Tanah Berkah.

“Dalam membangun negeri tercinta ini masyarakat Kalimantan Tengah melandaskan falsafah Huma Betang yang memiliki 4 prinsip antara lain , Kejujuran, Kebersamaan, Kesetaraan dan Ketaatan pada Hukum. Dengan adanya falsafah Huma Betang ini perbedaan bukanlah suatu masalah bagi berbagai suku, agama, dan  ras di propinsi kalimantan Tengah. Keberagaman ini menjadi semangat kami untuk hidup berdampingan menyatukan langkah dalam membangun kalimantan Tengah.”lanjut Gubernur.

Beliau juga berpesan agar  seluruh peserta maupun DPL tetap menjaga kesehatan dengan melakukan vaksinasi boster karena sekarang masih berada dalam situasi  pandemi Covid  19.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makarim diwakili oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Dr. Ir. Sri Gunani Pertiwi,M.T, yang hadir langsung pada acara pembukaan, dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap tim pengembang KKN Kebangsaan dan tim Belmawa yang telah mengkonsep KKN Kebangsaan.

”Terimakasih kepada tim Pengembang KKN dan juga tim Belmawa yang telah mengkonsep KKN Kebangsaan ini dan sejak awal dilaksanakan pada tahun 2013 hingga sekarang telah memberikan kontribusi besar terhadap pembinaan karakter penerus bangsa.

“melalui temanya KKN ini berlokasi di dua kabupaten yaitu Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau kiranya sangat tepat karena daerah tersebut merupakan daerah percontohan ketahanan pangan secara regional maupun secara nasional. berharap semua elemen bangsa terus mendukung program ketahanan pangan. Dengan adanya keterlibatan nara sumber, keikutsertaan TNI serta seluruh universitas di Indonesia berharap memberikan kontribusi besar bagi pembinaan karakter generasi penerus bangsa  dalam mengaktualisasikan nilai nilai ideologi pancasila di kehidupan nyata.”

Kemudian mengacu pada salah satu program MBKM yaitu membagun desa , di sini mahasiswa KKN Kebangsaan akan memiliki kesempatan untuk bisa mengimplementasikan program di masyarakat baik hal yang terkait dengan pengalaman di bidangnya masing masing juga pengalaman yang bersifat Universal untuk bisa diimplementasikan di masyarakat.

Kegiatan KKN Kebangsaan ke-10 dan KKN Bersama Tahun 2022 tersebut dibuka secara resmi oleh Presiden RI ke-5, Ibu Prof.Dr.(H.C) Megawati Seokarno Putri, sekaligus mencanangkan pembangunan Gedung Bung Karno dan patung Bung Karno sebagai Ikon Universitas Palangka Raya dan juga mencanangkan Laboratorium Alam Hutan Gambut Universitas Palangka Raya seluas 50.000 Hektar sebagai Pusat Riset Gambut Internasional, dalam pidatonya menyampaikan,”Tema KKN Kebangsaan ke-10  Tahun 2022 ini adalah”Penerapan Falsafah Huma Betang sebagai Perwujudan NKRI untuk Mendukung Pengembangan Lumbung Pangan (Food Estate) Menuju Kemandirian Nasional.”

“Tema tersebut mengandung tekad bagaimana Indonesia seharusnya bisa berdiri di atas kaki sendiri atau Berdikari di bidang pangan yang dilakukan berdasarkan  budaya bangsa. Saya selalu mengatakan dari masalah pangan ini adalah bagaimana kita harus membangun kedaulatan pangan kita.”

Ibu Megawati Soekarno Putri yang hadir melalui video conference menjelaskan,” Indonesia memiliki sumber pangan yang sangat beragam, jika semua diolah melalui sebuah kerja yang saya sebut sebagai sinergi-koneksitas, dari hulu ke hilir serta didukung riset sumber sumber benih, pengembangan kemampuan produksi dan pengolahan hasil pangan serta sistem distribusi yang berkeadilan maka Indonesia bisa hadir sebagai lumbung pangan dunia.”

Beliau juga mengatakan,  kita memiliki potensi besar untuk mengembangkan bahan pangan utama selain  beras, yaitu hanjali atau jali jali, jagung, pisang, porang, sagu, singkong, sorgum, sukun, talas, ubi jalar bukan sebagai pengganti beras tetapi sebagai pendamping beras. Dan perlu kesadaran dan gotong royong dalam mengembangkan  food estate. Atau  yang disebut Huma Betang.

“Pembahasan berkaitan dengan pangan juga sangat relevan terlebih ketika dunia saat ini dihadapkan pada ancaman krisis pangan. Dengan persoalan tersebut peran Indonesia sebenarnya sangatlah penting selama perguruan tinggi juga menaruh perhatian besar terhadap penguasaan ilmu pengetahuan  dan teknologi melalui riset dan inovasi di bidang pangan.” jelas Ibu Megawati.

Dengan latar belakang kita dan profesi kita yg sangat beragam ini hendaknya menjadi  bekal memanfaatkan untuk saling bergotong royong berkolaborasi dan saling isi untuk Indonesia maju yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Keberagamanlah yang mengokohkan Indonesia, keberagaman latar belakang penduduk, keberagaman sumber daya, serta keberagaman kekayaan alam nusantara, yang akan membuat kita menjadi bangsa yang besar yang disegani oleh dunia. Keberagaman adalah perekat Bangsa Indonesia, yang sesuai pancasila. Pancasila itulah perekat bangsa.” Lanjutnya dan meminta bangsa Indonesia tetap mengembangkan dan tidak meninggalkan kearifan lokal yang dimiliki.

“Sekali lagi saya tegaskan dan saya titipkan, untuk anak anakku yang menjadi peserta KKN Kebangsaan tahun 2022, rawatlah keberagaman Indonesia, kalian akan melihat kalau kalian terjun ke lapangan langsung, betapa sebenarnya masyarakat kita itu selalu bergotong royong. Jagalah persatuan Indonesia, dan jadilah bagian untuk selalu memajukan bangsa Indonesia. Serta ikutlah menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai ancaman kebangsaan kita. Saya yakin apa yang kita lakukan hari ini akan bermanfaat untuk Indonesia di masa depan.”ucap Ibu Megawati. (Humas Unsam)