Javascript not enabled

Rilis Berita

Home / berita / id / rektor-unsam-peu..
13 Jun 2022, Humas Unsam | Seputar Kampus

Rektor Unsam Peusijuk Jamaah Calon Haji

Rektor Unsam Peusijuk Jamaah Calon Haji

Langsa – Rektor Universitas Samudra (Unsam), Dr. Ir. Hamdani, M.T melakukan Peusijuk Jamaah Calon Haji di lingkungan Universitas Samudra,  Senin (13/06/2022). Acara Peusijuk yang berlangsung di Aula I Biro Rektor tersebut dihadiri oleh para pimpinan Biro maupun Fakultas dan segenap Civitas Akademika Universitas Samudra.

Turut  hadir Ketua Yayasan Pendidikan Samudra Langsa, Drs. H. Djamaluddin AR, Ketua Senat Universitas Samudra, Dr. Bachtiar Akob, M.Pd , Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsam, Ny. Cut Henny Marlinda dan Ketua Penasehat Dharma Wanita Persatuan, Ny.Nuraini, S.Pd.,M.Pd.

Rektor dalam arahannya berpesan kepada Calon Jamaah Haji dari Unsam, Dr. Saiman, M.Pd untuk  fokus saat melaksanakan rangkaian ibadah haji sesuai  tata cara yang telah dipelajari sebelumnya saat manasik. Mengawali dengan tekad bulat dan niat tulus ikhlas agar ibadah haji yang dilaksanakan mendapat ridha dari Allah SWT.

“kita datang ke Tanah Suci untuk beribadah kepada Allah, jadi kita harus fokus pada ibadah, serta mentaati  aturan yang telah ditentukan. Tetap jaga kesehatan fisik karena dalam melaksanakan ibadah haji membutuhkan fisik yang kuat. Jauhi hal hal yang dapat mengurangi dan bahkan menghilangkan kemabruran haji.” tutur Rektor.

Rektor mengungkapkan rasa syukur,  Calon Jamaah Haji yang sempat  gagal berangkat dikarenakan pandemi  Covid 19 kini sudah mulai dapat menunaikan ibadah haji kembali meskipun masih tetap harus mengikuti protkes Covid 19 dari pemerintah.

“ini adalah keberangkatan haji  pertama kalinya setelah pandemi COVID 19,  kita patut bersyukur dan berharap ibadah haji ini akan berjalan lancar sebagaimana mestinya. Kita doakan semoga Dr. Saiman diberi kesehatan, kekuatan dan kesabaran serta kemudahan dalam  menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan  sempurna dan mendapatkan ridha dari Allah untuk menjadi haji yang mabrur.” Lanjut Rektor

Rektor juga mengingatkan, dari rangkaian ibadah haji yang akan dilakukan terutama saat wukuf di Arafah, saat Mabid di Muzdalifah, saat melontar Jumrah untuk tetap fokus ibadah dengan menjaga waktu pelaksanaan dan tetap menjaga kebersamaan dengan  rombongan agar tidak terpisah dikarenakan jumlah  massa jamaah haji yang begitu besar sehingga sulit membedakan karena semuanya memakai pakaian ihram serba putih.

Pada kesempatan tersebut Bapak Bustami, S.H.,M.H juga turut memberikan Tausiyah,“Ibadah haji ke Baitullah merupakan rukun Islam yang kelima, tentunya setiap muslim sangat mendambakan dan bercita cita untuk dapat menunaikan rukun Islam kelima ini. Mengapa ditempatkan di bagian yang terakhir? Karena diwajibkan bagi orang yang mampu menunaikannya. Diantaranya mampu secara fisik, secara mental dan finansial serta aman dalam perjalanan.

Terkadang seseorang mampu secara fisik tetapi finansialnya tidak mendukung, demikian sebaliknya cukup finansialnya atau harta tetapi kesehatan tidak memungkinkan, batasan usia dan lain sebagainya. Sedangkan dari segi mental berkenaan kesiapan hati dan niat berhaji, atau ‘belum adanya panggilan Allah’ tetapi sebenarnya panggilan haji ini sudah dimulai sejak lebih 1400 tahun lalu pada masa Rasulullah sebagaimana dinyatakan Allah dalam Al Qur’an Surat Al Hajj:27. Sedangkan aman dalam perjalanan meliputi kondisi keamanan dari wabah, pandemi, peperangan dan lain sebagainya yang dapat menghalangi perjalanan jamaah saat pergi ataupun saat kembali.

Senada dengan nasehat Rektor, Bapak Bustami juga berpesan,“yang pertama mantapkan niat untuk beribadah, sehingga saat kita di Tanah Suci kita menjadi fokus pada ibadah, jadi tidak pada hal lain. Perbanyak zikir dan berdoa terutama pada waktu waktu dan tempat utama ijabah doa. Berfikir dan berkata yang baik, hindari perbuatan yang kurang terpuji. walaupun ibadah haji tantangannya berat namun jika mengikuti aturan dan tata cara yang sesuai dengan Rasulullah ajarkan, insyaAllah akan bersemangat dan dimudahkan oleh Allah dalam melaksanakannya.” Ucapnya.

Acara Peusijuk Calon Jamaah Haji merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan di Universitas Samudra bagi Calon Jamaah Haji di lingkungan Unsam. Peusijuk adalah serangkaian kegiatan yang merupakan tradisi dalam masyarakat Aceh untuk menyambut dan merayakan  keberhasilan ataupun kesuksesan yang akan/telah dicapai dengan disertai bacaan doa dan shalawat sebagai ungkapan kebahagiaan dan  rasa syukur kepada Allah SWT.(Humas Unsam).