Kuliah Umum Universitas Samudra Bertajuk Pentingnya Identitas Suatu Universitas

 

Langsa – Universitas Samudra ( Unsam ) menggelar Kuliah Umum dengan Tema “Pentingnya Identitas Suatu Universitas” di ruang Aula I Lt. 2 Gedung Biro Rektor ( Selasa,22/03/2022). Kuliah Umum tersebut dilangsungkan secara Luring dan Daring zoom meeting serta disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Unsam TV. Kuliah Umum ini bertujuan agar segenap Civitas Akademika memahami pentingnya Identitas bagi suatu Universitas dan secara bersama sama terus menggali kompetensi yang dimiliki sesuai visi dan misi Universitas Samudra.

Rektor Universitas Samudra, Dr. Ir. Hamdani, M. T melalui Wakil Rektor Bidang Akademik Ir. Cut Mulyani, M. P dalam sambutannya mengajak para peserta untuk menggunakan momentum Kuliah Umum ini dengan sebaik baiknya, karena meskipun Unsam baru 9 tahun menjadi Perguruan Tinggi Negeri namun dari kilas balik sejarah panjang Universitas Samudra seiring waktu sampai sekarang telah menemukan visi dan misinya yang hebat dan terus berusaha untuk meningkatkan kwalitasnya untuk masa yang akan datang.

“Visi Universitas kita adalah menjadi PTN yang Mandiri dan Unggul, melalui Kuliah Umum ini mari kita terus menggali dimanakah letak keunggulan kita yang dapat kita jadikan sebagai Identitas Universitas kita” lanjut Wakil Rektor.

Selain itu Dr. Bukhari,S. Pd., M.Pd selaku ketua panitia mengharapkan Kuliah Umum ini akan memberikan pencerahan bagi peserta, “Semoga kehadiran bapak Ki Darmaningtyas dan bapak Sumadya dapat memberikan pencerahan bagi kemajuan Unsam. Karena kemajuan Universitas Samudra berarti juga kemajuan bagi Kota Langsa” ucapnya.

Sementara itu, Ki Darmaningtyas dalam paparannya menjelaskan, Identitas suatu universitas itu sangat penting. Identitas merupakan kompetensi tertentu yang sudah melekat pada suatu universitas sebagai ciri khasnya.”Kalau Anda mendengar Universitas ‘ndeso’ asosiasinya kemana? ya UGM. Universitas Gajah Mada dikenal sebagai Universitas ‘ndeso’karena seluruh programnya didesain untuk mengembangkan bidang pertanian, misalnya Ekonomi Pertanian, Agraria, dan Kuliah Kerja Nyata yang ditempatkan di desa desa. Ini semua membentuk karakter UGM sebagai sebagai universitas ndeso”.jelasnya.

“Demikian juga jika hendak kuliah di fakultas kedokteran maka Universitas Erlangga di Surabaya lebih banyak ahli kedokteran, banyak doktor yang memiliki kompetensi yang sangat tinggi. jika hendak belajar tentang bisnis pada universitas tingkat international di Harvard University. Jadi orang itu begitu mendengar suatu universitas dibenaknya sudah melekat suatu kompetensi tertentu. Suatu identitas tertentu yang dimiliki oleh unversitas itu, yang menjadi ciri khasnya, menjadi karakternya. Dan itulah yang saya maksudkan dengan identitas”. lanjut beliau

Menurut Ki Darma, Identitas suatu Universitas dapat saja lepas atau menghilang secara perlahan dan menyebabkan krisis Identitas bagi Universitas itu sendiri, hal ini dapat terjadi pada Universitas terkemuka sekalipun dikarenakan perubahan kebijakan atau tata kelola yang tidak sesuai dengan visi dan misi pendirian sebuah Univesitas. Oleh sebab itu suatu Universitas penting untuk menemukan identitasnya dan diperlukan seorang pemimpin yang visioner untuk mewujudkan visi dan misi Universitasnya.

Kuliah Umum Unsam ini menghadirkan pemateri Ki Darmaningtyas, Ketua INSTRAN ( Institut Studi Transportasi ) Jakarta; dan Sumadya Widada, Pimpinan Redaksi baritorayapost.com dan diikuti oleh para Dosen, para Tendik dan Mahasiswa Unsam. Moderator oleh Andhika Putri Ningtyas, S. Kel., M. Si; dan Firdasari, S.T., M. T sebagai Master Of Ceremony. ( Humas Unsam )