Langsa – Universitas Samudra menggelar Pembukaan Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Universitas (Peksimitas) Ke-II tahun 2018 dengan Tema “Cintai Seni Budaya Lestarikan dengan Karya” di Gedung Multi Guna, Kamis (26/7).

Peksimitas merupakan ajang kompetisi untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan praktis mahasiswa dalam menumbuhkan apresiasi terhadap seni, baik seni suara, seni pertunjukan, penulisan sastra, dan seni rupa. Pekan Seni Mahasiswa Tingka Universitas merupakan pekan seni mahasiswa yang ke dua kalinya diselenggarakan oleh Universitas Samudra yang bertujuan untuk mempersiapkan diri menuju Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Daerah yang akan diselenggarakan di ISBI Aceh dan Unsyiah di banda Aceh pada bulan Agustus mendatang.

Ketua Panitia Pelaksana Peksimitas Ke-II Universitas Samudra 2018, Ir. Anas Johan, M.M., melaporkan jumlah peserta yang mengikuti Peksimitas Ke-II ini berjumlah 79 orang yang terdiri dari 16 Tangkai Lomba yang dipertandingkan dalam rentang penyelenggaraan 26-27 Juli 2018. Dari jumlah tersebut 2 tangkai lomba tidak ada pesertanya yaitu: tangkai lomba Penulisan Lakon dan Musik Rebana Eksibisi, jadi kita hanya 14 tangkai lomba yang akan diseleksi di Tingkat Universitas yaitu tangkai lomba Tari, Vocal Group, Nyanyi Tunggal POP Putra/Putri, Nyanyi Tunggal Kroncong Putra/Putri, Nyanyi Tunggal Seriosa Putra, Penulisan Puisi Putra/Putri, Penulisan Cerpen Putra/Putri, Baca Puisi Putra/Putri, Komik Strip Putra/Putri, Monolog Putri, Lukis Putra, Desain Poster Putra dan Fotografi Putra.

Peksimitas Ke-II Universitas Samudra dibuka secara resmi oleh Rektor Dr. Bachtiar Akob, M.Pd dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Bukhari, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya beliau mengatakan melalui Peksimitas Ke-II Universitas Samudra ini mari kita meningkatkan dan mengembangkan apresiasi seni di kalangan mahasiswa untuk memperkaya seni budaya bangsa Indonesia yang dapat memperkuat daya saing bangsa, menanam nilai nilai karakter bangsa bagi kalangan mahasiswa melalui seni dan budaya untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air bangsa Indonesia, menjalin kerjasama antara mahasiswa dari berbagai suku bangsa untuk mempererat rasa persaudaraan antar mahasiswa dari berbagai Fakultas. “Mahasiswa sebagai generasi muda calon pemimpin bangsa perlu melengkapi dirinya dari segala aspek, termasuk aspek seni dan budaya, yang mengandung segi-segi kepekaan sosial, rasa disiplin, saling bahu membahu, kepercayaan diri dan lain-lain,” tambahnya. Pembukaan Peksimitas Ke-II 2018 dilanjutkan dengan perlombaan yang diawali dengan Nyanyi Tunggal POP Putra/Putri.

SHARE