Aceh Tamiang-Rektor Universitas Samudra Dr. Bachtiar Akob, M.Pd yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Saiman, M.Pd beraudiensi dengan Bupati Aceh Tamiang dalam rangka menjalin kerja sama terkait pelaksanaan Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka pada hari Selasa (19/1/2021).

Dalam Audiensi tersebut Dr. Saiman, M. Pd memberikan penjelasan tentang Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim yaitu Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang diterapkan dilingkungan Perguruan Tinggi. Beliau juga menyampaikan ada beberapa poin dalam Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Adapun ke empat poin dalam program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka ini antara lain adalah, (1) Kemudahan pembukaan program studi baru; (2) Perubahan sistem akreditasi perguruan tinggi; (3) Kemudahan perguruan tinggi negeri menjadi PTN berbadan hukum;(4) dan hak belajar tiga semester di luar program studi.

Salah satu dari poin penting dari Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka ini adalah poin hak belajar tiga semester di luar program studi. Dalam poin ini seluruh mahasiswa diberikan hak untuk mengambil mata kuliah senilai 20 sks di luar Program Studi selama 3 semester. Adapun kegiatan pembelajaran yang dapat dilakukan yaitu, Pertukaran Pelajar, Magang atau Praktik Kerja, Asistensi Mengajar, Penelitian atau Riset, Proyek Kemanusiaan, Kegiatan Wirausaha, Studi atau Proyek Independen, dan Membangun Desa atau Kuliah Kerja Nyata Tematik.

Tidak hanya sampai disitu Unsam sebagai Perguruan Tinggi Negeri kini juga tengah mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam Program Kompetisi Kampus Merdeka yang turut diselenggarakan oleh Kemendikbud dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas akademika baik itu mahasiswa maupun tenaga pengajar. Unsam yang merupakan Perguruan Tinggi dengan Akreditasi Baik dan memiliki lebih dari 8000 mahasiswa aktif telah memenuhi syarat untuk berkompetisi pada Liga ke-II dan menargetkan Dana Anggaran sebesar 16 Miliyar. Untuk itu Unsam sangat berharap kerja sama dan dukungan yang kooperatif dari pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.

Bupati Aceh Tamiang, Mursil, S.H., M.Kn  dalam sambutannya memberikan tanggapan positif untuk turut mendukung Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang telah dipaparkan tersebut. Beliau juga menyampaikan beberapa keinginannya kepada pihak Unsam sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Aceh.

“Harapnya adalah agar Universitas Samudra bisa memberikan warna bagi Aceh khususnya Aceh Tamiang sebagai salah satu Universitas Negeri di Aceh. Unsam diharap dapat memberikan kontribusi langsung dalam memangkas angka kemiskinan di Aceh, salah satunya dengan memaksimalkan praktik Teknologi Tepat Guna yang dapat dikembangan oleh akademisi yang ada baik itu oleh dosen maupun mahasiswa,” pinta Beliau.

Salah seorang dosen Teknik Mesin Unsam, Dr. Rita Syntia, S.T., MM. juga memberikan presentasinya perihal peranan Unsam dalam mengembangkan pusat-pusat wisata yang ada di Aceh Tamiang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan  Sekertaris Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, dan dari pihak Unsam dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kepala Biro Umum dan Keuangan, Kepala Biro AKPK, Pejabat Fungsional Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Madya, dan Tim Persiapan Kompetesi Kampus Merdeka Unsam ini diharapkan dapat memberikan hasil yaitu kerja sama positif dan produktif antara pihak Unsam dengan pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. (Humas Unsam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *