Unsam Bekerja Sama dengan BNN Kota Langsa Laksanakan Tes Urine/Tes Narkoba Perkuat Upaya P4GN

Langsa-Universitas Samudra (Unsam) bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa melaksanakan test Urine/Pemeriksaan Narkoba terhadap 100 orang Staf Pegawai di Lingkungan Universitas Samudra. Berlangsung di  Aula Biro I Gedung Rektorat Unsam, Rabu (23/11/2022).

Rektor Universitas Samudra, Dr. Ir. Hamdani,M.T melalui Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsam, Dr. Drs. Rachmatsyah, M.Pd mengatakan, Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam rangka penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) pada suatu Lembaga, dengan mengacu pada Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024.

Pemeriksaan dimulai pukul 10.00 WIB, dan Sebelum test Urine dilakukan, Cut Maria, S.Sos selaku  Subkoordinator BNN Kota Langsa mensosialisasikan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut, yaitu untuk deteksi dini sebagai tindakan pencegahan dari bahaya Narkoba. Selain itu juga menjelaskan Standar Operasional Prosedur (SOP) pemeriksaan Urine terhadap para  peserta.

“Seseorang melakukan test urine nanti akan mendapatkan surat yang namanya SKHPN ( Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkoba). Biasanya dilakukan untuk berbagai kepentingan, melamar pekerjaan, meneruskan pendidikan, menjadi Caleg dan lain sebagai nya sesuai permintaan. jadi akan dikeluarkan surat SKHPN.”

“Sedangkan pada sebuah lembaga, test urine dilakukan untuk deteksi dini. Lembaganya yang meminta BNN melakukan ini bertujuan untuk membersihkan lingkungan kerjanya. Artinya kesadaran itu dari lembaganya, kepedulian untuk bersih, berperan aktif dalam upaya Penguatan P4GN. Dan Ini menjadi penilaian terhadap lembaga tersebut.

Cut Maria menegaskan,  untuk tidak merasa khawatir akan hasil test jika ternyata positif karena melalui test urine akan diketahui secara lebih awal sehingga dapat dilakukan pencegahan ataupun tindakan pengobatan. “Jika screeningnya ada yang positif bagaimana, maka kita akan melakukan proses assesment dulu, datang dulu ke BNN ada klinik di BNN akan di assesment. Akan ditanyakan Bagaimana, sudah lama pakai, apa yang anda konsumsi dan sebagainya, untuk mengetahui darimana dan sejauh mana sudah ketergantungan terhadap narkoba.”

“Jadi, jangan berprasangka kalau sudah positif langsung ditindak, akan masuk sel, tidak demikian ya. Saya sampaikan di sini, karena banyak yang beranggapan seperti itu. Sampaikan pada yang lainnya bahwa test urine ini adalah bentuk deteksi dini, artinya sebelum terlalu jauh. Jadi di cek dari awal. Kalau ternyata nanti positif di assesment dulu. Kalau nanti sudah kecanduan diobati, itu sesuai dengan undang undang.”

Seperti yang disampaikan dalam sosialisasi ini,  permasalahan narkoba ini memang sudah menjadi bahaya. Indonesia sudah termasuk darurat narkoba. Indonesia sudah menjadi negara target,  sasaran peredaran narkoba. Indonesia nomor 3 peringkat harga narkoba termahal setelah Swiss dan Australia,  sehingga dengan penduduk yang hampir 280 juta jiwa ini tentunya ingin dijadikan  market dan orang ingin memasarkan narkoba di Indonesia dengan berbagai modus dan caranya.

“Kepada pihak Unsam yang selalu aktif untuk melakukan upaya P4GN ini, dengan deteksi dini narkoba, kepada personil ataupun tenaga pendidik, staf pegawai, ini bentuk kepedulian terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.”

Menurutnya, dengan kita semua berpegangan tangan, bersama sama menolak narkoba, menyatakan perang terhadap narkoba, insyaallah kita bisa menjadikan Kota Langsa ini kota yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Cut Maria menambahkan, untuk kelancaran teknis pelaksanaan kegiatan ini, ada 10 orang petugas BNN. Turut hadir Kasubbag Umum BNN Kota Langsa, Fitriani, S.P mewakili Kepala BNN Kota Langsa AKBP Werdha Susetyo, untuk memantau pelaksanaan kegiatan test urine ini. “Terimakasih saya ucapkan atas kerjasama rekan-rekan, semoga pelaksanaan kegiatan hari ini berjalan dengan lancar, tentunya dengan tertib dan jujur.” Tutupnya mengakhiri. (Humas Unsam)